14 Peti Mati Kuno

14 Peti Mati Kuno Berusia 2.500 Tahun Ditemukan Di Mesir

14 Peti Mati KunoBerita global kali ini berasal dari negara Timur yaitu Mesir. Baru baru ini Mesir mengumumkan jika telah berhasil menemukan 14 peti mati kuno di daerah Nekropolis Saqqara. Peti mati kuno tersebut dipercayai telah terkubur selama kurang lebih 2.500 tahun lamanya.

14 Peti Mati Kuno

Menurut kabar berita , peti mati tersebut ditemukan setelah dilakukannya penggalian arkeologi di daerah Saqqara. Ditambah lagi dengan ditemukannya 13 sarkofagus kayu di permakaman yang sama pekan lalu.

Terlihat dari foto foto yang beredar dijejaring internet , peti mati tersebut masih terlihat baik dan rapih dan terawat dengan baik. Terlihat ornamen ornamen Mesir kuno yang rumit dengan garis merah marun dan biru serta gambar gambar lainnya.

14 Peti Mati Kuno

Penemuan peti mati kuno itu tentunya menambah koleksi peninggalan Mesir yang sudah ditemukan sebelumnya. Nantinya penemuan tersebut akan digunakan untuk menarik turis turis asing untuk berkunjung sehingga membuat sektor pariwisata Mesir pulih kembali yang sebelumnya terpukul berat karena ada nya virus corona ini.

Saqqara tampaknya memang menjadi salah satu tujuan para arkeolog yang ingin mencari barang barang purba Mesir Kuno. Mengingat Saqqara dulunya adalah makam kuno atau tempat penguburan nekropolis Memphis , ibukota Mesir Kuno yang ada 2000 tahun lalu.

Tidak hanya peti mati kuno saja yang baru ditemukan di Saqqara , ada beberapa penemuan lainnya yang berhasil ditemukan ditempat yang sama yaitu Saqqara.

14 Peti Mati Kuno

Penemuan penemuan sebelumnya yaitu berupa mumi hewan yang diawetkan pada November 2018 lalu. Hewan hewan seperti kucing , buaya dan juga burung ditemukan dalam keadaan mumi didekat “Step Pyramid” Saqqara.

Selain penemuan yang ada di Mesir , ada beberapa penemuan lainnya yang telah berhasil ditemukan oleh para arkeolog di Afrika. Para arkeolog tersebut melaporkan jika mereka telah menemukan penemuan berupa kasur kuno yang usianya diperkirakan 2000 tahun.

Kasur tersebut ditemukan di dalam gua didekat perbatasan Afrika Selatan dan Swaziland. Dalam gua tersebut , para arkeolog juga mendapatkan informasi jika adanya kehidupan manusia 230.000 tahun lalu.